Showing posts with label JAWA TENGAH. Show all posts
Showing posts with label JAWA TENGAH. Show all posts
Saturday, June 8, 2019
Brown Canyon Semarang Dan Candi Gedung Songo
Candi Gedung Songo Bandungan Semarang
Couple Touring Explore Jepara
Air Terjun Songgolangit
Dari Watujonggol Ke Candi Cetho Dan Candi Sukuh Kemuning Karanganyar
Candi Sukuh
Air Terjun Parang Ijo Karanganyar
Tuesday, June 27, 2017
Punthuk Setumbu Magelang
Selain Candi Borobudur yang mendunia itu, Magelang juga memiliki banyak spot wisata. Salah satunya adalah Punthuk Setumbu, sebuah bukit yang menjadi favorit wisatawan asing dan para penghobi fotografi mengabadikan pemandangan pagi dari ketinggian dengan obyek Candi Borobudur yang berselimut kabut..
Saturday, November 7, 2015
Segarnya Air Terjun Sri Gethuk Wonosari
Dari beberapa lokasi air terjun yang pernah saya kunjungi, Sri Gethuk adalah salah satu tempat yang saya suka karena untuk menuju ke lokasi air terjun, selain berjalan kaki melalui pematang sawah kita juga bisa memilih menaiki perahu melalui sungai yang berair jernih dengan biaya 10rb/org (pp)
Destinasi wisata yang berlokasi di desa Bleberan kec.Payen Kabupaten Gunung Kidul ini sudah terkelola dengan baik. Fasilitas tempat parkir, mushola, toilet, stan pedagang serta rest area semua tertata dengan rapi dan bersih..
Destinasi wisata yang berlokasi di desa Bleberan kec.Payen Kabupaten Gunung Kidul ini sudah terkelola dengan baik. Fasilitas tempat parkir, mushola, toilet, stan pedagang serta rest area semua tertata dengan rapi dan bersih..
| pengunjung bisa bermain air di sungai yang jernih |
Friday, August 29, 2014
Jalur Alternatif dari Karanganyar ke Ngawi
Dalam perjalanan pulang menuju Surabaya setelah tiga hari solo touring dengan jalur Surabaya-Pacitan-Solo-Karanganyar saya mencoba melalui jalur alternatif ini setelah mendapat informasi dari seorang kerabat di desa Kemuning yang sempat saya kunjungi.
Dari Kemuning ke Ngawi bila melalui jalur ini jarak yang ditempuh sejauh 60 km melalui wilayah Sine - Jogorogo - Paron dengan kondisi jalan beraspal yang cukup baik. Dengan kontur jalan naik turun dengan kelokan yang tidak terlalu tajam serta arus kendaraan yang lengang membuat saya merasa rileks menikmati indahnya pemandangan pedesaan di kanan kiri jalan..
Memasuki kecamatan Jogorogo hingga Paron Ngawi kondisi jalannya lebih lebar dan beraspal sangat baik dengan kontur yang mendatar serta lurus tidak banyak belokan.
Di lain waktu apabila saya melakukan perjalanan ke Jawa Tengah lagi saya pasti akan kembali memilih jalur ini daripada melewati Sragen yang banyak berjumpa dengan kendaran besar truk dan bus..
| daerah Kemuning |
| kawasan Sine |
| masuk Jogorogo |
| wilayah Paron |
Tuesday, August 26, 2014
Candi Ceto - Lereng Barat Gunung Lawu Karanganyar
Candi Ceto yang berada di puncak perkebunan teh lereng barat Gunung Lawu tepatnya di dukuh Ceto desa Gumeng kecamatan Jenawi Karanganyar ini didirikan pada 1397 Saka (1475 M). Candi berfungsi sebagai tempat Ruwatan (pembebasan dari kutukan) terlihat dari simbol-simbol dan mitologi yang ditampilkan oleh arca-arcanya.
Mitologi yang disampaikan adalah berupa cerita Samudramanthana dan Garudeya, sedangkan simbol penggambaran Phallus (penis) dan Vagina ditafsirkan sebagai lambang penciptaan atau kelahiran kembali setelah terbebas dari kutukan..
Mitologi yang disampaikan adalah berupa cerita Samudramanthana dan Garudeya, sedangkan simbol penggambaran Phallus (penis) dan Vagina ditafsirkan sebagai lambang penciptaan atau kelahiran kembali setelah terbebas dari kutukan..
OMAH KODOK Resto - Karanganyar
Resto mungil nan cantik yang berada di ds.Kemuning Karanganyar adalah sebuah resto yang memadukan konsep alami dengan bangunan bernuansa etnik. Buka mulai jam 10 pagi hingga jam 7 malam tempat ini sangat representatif untuk berkumpul makan bersama keluarga sekaligus beristirahat melepas lelah setelah berkunjung di beberapa tempat wisata di kawasan Kemuning Karanganyar.
Dengan lokasi yang cukup strategis di pinggir jalan pedesaan dikelilingi oleh perkebunan teh serta udara pegunungan yang sejuk ditambah beragam menu makanan yang ditawarkan dengan harga terjangkau dan ditunjang dengan pelayanan yang ramah tentulah membuat pengunjung akan merasa termanjakan bila datang kesini..
Saya berkunjung ke Omah Kodok saat melintas di daerah ini dengan tujuan pulang ke Surabaya melalui jalur alternatif Sine-Jogorogo-Paron-Ngawi, tertarik dan penasaran oleh keunikan bangunannya maka saya sempatkan untuk mampir 'makan setengah siang' sambil minum kopi karena sejak pagi berangkat dari Solo saya belum sarapan..
Didalamnya saya merasakan suasana yang teduh serta 'homy' dan tanpa terasa lebih dari satu jam saya berada di tempat ini...
Suasana Teduh di Omah Kodok
Dengan lokasi yang cukup strategis di pinggir jalan pedesaan dikelilingi oleh perkebunan teh serta udara pegunungan yang sejuk ditambah beragam menu makanan yang ditawarkan dengan harga terjangkau dan ditunjang dengan pelayanan yang ramah tentulah membuat pengunjung akan merasa termanjakan bila datang kesini..
Saya berkunjung ke Omah Kodok saat melintas di daerah ini dengan tujuan pulang ke Surabaya melalui jalur alternatif Sine-Jogorogo-Paron-Ngawi, tertarik dan penasaran oleh keunikan bangunannya maka saya sempatkan untuk mampir 'makan setengah siang' sambil minum kopi karena sejak pagi berangkat dari Solo saya belum sarapan..
Didalamnya saya merasakan suasana yang teduh serta 'homy' dan tanpa terasa lebih dari satu jam saya berada di tempat ini...
Suasana Teduh di Omah Kodok
| welcome snack terbuat dari ketela |
| menu yang saya pesan |
Waduk GAJAH MUNGKUR Wonogiri
Setelah dua hari menyisir beberapa pantai yang ada di Pacitan, selanjutnya saya meneruskan perjalanan menuju kota Solo melalui jalur Pracimantoro-Wonogiri-Solo. Saat melintasi Waduk Gajahmungkur di kawasan Wonogiri saya menyempatkan diri berkunjung sekaligus beristirahat di tepi waduk..
Area wisata ini banyak sekali dikunjungi wisatawan yang sedang berlibur bersama keluarga..
Area wisata ini banyak sekali dikunjungi wisatawan yang sedang berlibur bersama keluarga..
Friday, April 4, 2014
JLS DAENDELS - Jalanan Tanpa Belokan
Tiga hari sudah saya berkeliling ke beberapa tempat di wilayah Jawa Tengah dan kini saatnya take the long way home.. pulang menuju Surabaya. Jalur yang saya lalui adalah jalan kuno di pesisir pantai selatan atau yang biasa dikenal dengan Jalur Lintas Selatan Daendels. Jalur sepanjang 170 km yang menghubungkan Cilacap dengan Yogyakarta ini adalah peninggalan kolonial yang dibangun dengan keringat dan darah anak bangsa.
Yang menarik dari jalur ini adalah sejak dari daerah Karangbolong hingga Srandakan Bantul sejauh kurang lebih 90 km adalah berupa trek lurus rus..rus.. tanpa belokan. Kondisi jalannya pun bisa dibilang cukup baik, hanya di beberapa titik saja yang masih terdapat jalan rusak berlubang maupun aspal terkelupas namun selebihnya adalah jalanan yang telah beraspal lumayan mulus..
Namun bagaimanapun kondisi mulusnya jalan dan sesepi apapun keadaannya saya tidak akan tergoda dan terangsang untuk memacu motor dengan kecepatan maksimal, saya tetap berjalan santai di kisaran 60-70 kpj sambil menikmati panorama serta merasakan nikmatnya duduk diatas sadel motor..
Kenikmatan berkendara inilah yang membuat kita bisa ketagihan dan selalu merindukan perjalanan jauh dengan menggunakan motor...
Di sepanjang jalur pesisir selatan sejak dari Karangbolong hingga Srandakan Bantul terdapat banyak sekali pantai-pantai yang bisa dikunjungi, beberapa yang sempat saya ingat adalah,
- Pantai Karangbolong
- Pantai Suwuk
- Pantai Pertanahan
- Pantai Bocor
- Pantai Ambal
- Pantai Ketawang
- Pantai Jatilawang
- Pantai Congot
- Pantai Glagah
- Pantai Condet
- Pantai Trisik
JALAN TANPA BELOKAN
Menyempatkan istirahat sambil mencicipi Sate Ambal yang terkenal itu.. hmm...ternyata rasanya manis seperti dendeng..
Rangkaian touring yang saya lakukan selama 4 hari 3 malam ini cukup melelahkan namun sangat mengesankan. Melihat banyak kejadian di jalanan, berjumpa dan berkenalan dengan kawan bikers dari daerah lain, merasakan langsung sengatan terik matahari dan dinginnya guyuran hujan saat berada di jalanan.serta bersentuhan langsung dengan keindahan alam karya sang pencipta.., tentunya akan menjadi pembelajaran bagi diri saya untuk semakin memahami arti pribadi, toleransi, serta kesabaran.. semoga..
Subscribe to:
Comments (Atom)
