Tidak ada kamus cuaca panas/dingin bagi pengendara motor, yang ada adalah semilir angin.. Panas, gerah, sumuk hanya berlaku buat pemobil yang AC nya mati. Sengatan terik matahari dan dinginnya guyuran hujan itulah bumbu utama di jalanan, mulusnya aspal adalah bonusnya..
Naah.. Di Jalur Lintas Sumbawa inilah kita para pemotor akan berpesta bonus. Jalan lengang yang mulus dengan kualitas aspal nomer wahid seolah menjadi surga bagi penyuka kecepatan dan taman firdaus bagi penikmat pemandangan..
Lalu lalang kerbau serta kuda di tengah jalan menjadi pelengkap indahnya suasana alam Sumbawa..
Hewan-hewan ternak inilah yang perlu diwaspadai karena mereka bisa sesuka hati melenggang di tengah jalan tanpa menghiraukan safety walking..
Para joki usai berlatih di arena pacuan kuda desa Lepadi Dompu
Di era tahun 90an grup band SAS merilis lagu yang berjudul Larantuka, selain menyukai lagunya saya juga seperti terhipnotis oleh susunan huruf L.a.r.a.n.t.u.k.a.
Kala itu dalam benak saya tergambar sebuah tempat yang terpencil dan penuh misteri sehingga menjadikan obsesi yang kuat untuk bisa menginjakkan kaki di kota itu entah kapan dan seperti apa caranya..
Beruntung pada usia saya yang ke 50 ini impian tersebut bisa terwujud.
Bersama "sang sahabat" sebuah motor Kawasaki Z250 keluaran tahun 2013, selama 12 hari saya menyusuri jalanan dari Surabaya hingga Larantuka dan kembali ke Surabaya..
Selain kesiapan fisik, mental, dana, serta kesehatan motor, bekal utama tentu saja saya menggali info sebanyak mungkin dari pengalaman para biker yang pernah berkunjung kesana..
Alhamdulillah sejak keberangkatan 21/04/17 sampai kembali ke rumah 03/05/17 perjalanan lancar tanpa mengalami kendala yang berarti..
Setiap hari perjalanan saya lakukan pagi hingga petang. Sengaja tidak melakukan perjalanan malam hari karena ingin menikmati pemandangan di setiap jengkal jalur yang saya lalui, selain itu saya juga memerlukan waktu istirahat yang cukup agar tubuh kembali bugar untuk melakukan perjalanan lagi esoknya.
Jadwal dan rute serta lokasi yang saya kunjungi adalah :
Hari 1 :
Surabaya - Ketapang - Gilimanuk - Padangbai - Lembar (Lombok) - Mataram
(bermalam di Fery Padangbai-Lembar)
Hari 2 :
Mataram - Kayangan - Pototano (Sumbawa) - Sumbawa Besar
Menginap di Hotel Mekarsari Sumbawa Besar
Lokasi Kunjungan :
- Istana Dalam Loka
- Bala Kuning
Hari 3 :
Sumbawa Besar - Dompu - Bima - Sape - Labuan Bajo (Flores)
Menginap di Hotel Mutiara Labuan Bajo
Lokasi Kunjungan :
- Arena Pacuan Kuda ds.Lepadi Dompu
- Arena Pacuan Kuda Panda Balibelo Bima
Hari 4 :
Labuan Bajo - Ruteng - Aimere - Bajawa
Menginap di Marcelino Homestay Bajawa
Lokasi Kunjungan :
- Kampung Adat Todo, ds.Satarmese Ruteng
- Persawahan Sarang Labalaba, ds.Cancar Ruteng
- Kampung Adat Pu'u, kec.Golodukal Ruteng
Hari 5 :
Bajawa - Ende - Moni
Menginap di Silvester Homestay Moni
Lokasi Kunjungan :
- Desa Adat Bena Bajawa
- Rumah Pengasingan Bung Karno Ende
- Kampung Adat Saga
Hari 6 :
Moni - Maumere - Larantuka
Menginap di Hotel Tresna Larantuka
Lokasi Kunjungan :
- Danau Kelimutu
- Gereja Tua Sikka Maumere
- Mater Dolorosa Larantuka
Hari 7 :
Larantuka - Maumere - Moni - Ende
Menginap di Hotel Anggrek Ende
Hari 8 :
Ende - Bajawa - Aimere - Ruteng
Menginap di Hotel Ranaka Ruteng
Hari 9 :
Ruteng - Labuan Bajo
Tidak dapat meneruskan perjalanan karena harus menunggu Fery keesokan hari.
Menginap di Hotel Mutiara Labuan Bajo
Hari 10 :
Labuan Bajo - Sape - Bima - Sumbawa Besar
Menginap di Hotel Mekarsari Sumbawa Besar
Hari 11 :
Sumbawa Besar - Pototano -Kayangan - Mataram
Menginap di rumah seorang kawan di Mataram
Bujet penginapan yang saya sebut diatas berkisar 100-200rb/mlm. Total keseluruhan biaya selama 12 hari perjalanan sekitar 5,2jt
Tentang Pelabuhan :
• Ketapang (Jawa) - Gilimanuk (Bali) dan sebaliknya tersedia setiap saat selama 24 jam. Biaya untuk motor <500cc sebesar 22rb. Waktu penyeberangan sekitar 40 menit
• Padangbai (Bali) - Lembar (Lombok) dan sebaliknya, keberangkatan setiap 1 jam selama 24 jam. Biaya untuk motor <500 cc sebesar 122rb. Waktu penyeberangan sekitar 5 jam
• Kayangan (Lombok) - Pototano (Sumbawa) dan sebaliknya, keberangkatan setiap 1 jam selama 24 jam. Biaya untuk motor <500cc sebesar 48rb. Waktu penyeberangan sekitar 2 jam
• Sape (Sumbawa) - Labuan Bajo (Flores) Jadwal keberangkatan setiap hari jam 4 sore. Biaya untuk motor <500cc sebesar 160rb. Waktu penyeberangan sekitar 7-8 jam
• Labuan Bajo (Flores) - Sape (Sumbawa) Jadwal keberangkatan setiap hari jam 8 pagi
Setelah sebagian besar wilayah Lombok sudah saya kunjungi, kini giliran pulau di sebelahnya yaitu Sumbawa. Karena keterbatasan waktu yang saya miliki maka seperti biasa saya jelajah sedikit demi sedikit dari waktu ke waktu.
Liburan akhir tahun kali ini saya gunakan untuk mengunjungi Sumbawa Barat, merasakan secara langsung eksotisme dan eloknya pemandangan di daerah ini.
Jalanan yang beraspal sangat mulus serta lalu lintas yang lengang dengan pemandangan kanan kiri berupa perbukitan serta perkebunan dan peternakan membuat saya benar-benar merasa dimanjakan oleh alam..
Meskipun tidak banyak lalu lalang kendaraan namun perlu diwaspadai adalah keberadaan sapi/kuda di pinggiran jalan karena bisa saja tiba-tiba mereka menyeberang tanpa toleh kiri kanan.. :)
Sayangnya sangat susah mencari bahan bakar pertamax disini, terpaksa selama dua hari berada di kawasan ini motor Kawasaki Z250 yang saya kendarai minumnya yaa premium.
Pelabuhan Poto Tano merupakan pintu masuk di Sumbawa belahan barat, disebelah pelabuhan itu terdapat perkampungan nelayan, disitulah tempat untuk menyewa perahu apabila kita ingin menyeberang ke Pulau Kenawa..
Pulau Kenawa adalah sebuah pulau kecil yang tak berpenghuni namun menyimpan sejuta pesona. Hamparan savana nya dikelilingi oleh bibir pantai yang berpasir putih dengan air laut yang sangat jernih dengan ombak yang tenang.
Namun sayangnya fasilitas di pulau ini terbilang kurang memadai, andai saja pemerintah daerah setempat mengelola dengan lebih serius bukan tidak mungkin Pulau Kenawa akan menjadi tempat wisata yang handal..
Sewa perahu ke Pulau Kenawa biayanya sangat relatif kisaran 100-300rb (antar jemput) tergantung bagaimana cara kita bernegosiasi dengan nelayan setempat.
Pada saat kesana saya diantar oleh seorang nelayan bernama Bapak Abas dengan biaya 100rb diantar kemudian dijemput.
Mungkin bisa bermanfaat, nomer kontak Bapak Abas 081916818500