Showing posts with label Intermezo. Show all posts
Showing posts with label Intermezo. Show all posts

Thursday, February 8, 2018

Saturday, June 10, 2017

Kawasaki Z 250 modifikasi untuk touring

Tanpa mengacu pada konsep aliran modifikasi, ubahan motor yang dua tahun belakangan ini selalu menemani saya di kala touring memang sengaja disesuaikan dengan riding position yang menurut saya nyaman untuk perjalanan jarak jauh.

Kawasaki Z250 yang dilahirkan sebagai motor street fighter masih terlalu "galak" untuk tubuh saya yang sebelumnya terbiasa menggunakan motor cruiser Kawasaki Eliminator dan Suzuki Intruder. Oleh karenanya saya lakukan sedikit modifikasi di beberapa bagian..

• Stang After market dengan ukuran yang lebih tinggi
• Jok belakang Custom
• Fairing Custom untuk memudahkan kontrol tabung air radiator
• Velg rim 17 dengan lebar 3" (depan) dan 4,5" (belakang)
• Ban ukuran 120/80 x 17 untuk bagian depan sedangkan belakang menggunakan ukuran 150/70 x 17
• Exhaust mengaplikasi silencer bobokan kepunyaan byson




Thursday, June 1, 2017

Suzuki Thunder 250 modif ringan buat harian


Terbilang modifikasi ringan karena rangka maupun mesin serta sebagian besar parts masih bawaan pabrik. Ubahan yang dilakukan dan aksesori yg disematkan pada Suzuki gsx250 keluaran 2001 inipun tidak banyak menguras kantong.
• Subframe dibagian buritan dipotong sekitar 15cm tanpa merubah lekukan rangka
• Jok custom menyesuaikan rangka yang lebih pendek
• Sektor kaki menggunakan velg Champ 3" dipadu dengan ban ukuran 100/90 x 17 untuk bagian depan. Sedangkan belakang menggunakan ban ukuran 130/70 x 17 membalut velg Champ 3,5"
• Sokbreker Ride It
• Spakbor custom
• Knalpot custom
• Handlebar mencomot kepunyaan Kawasaki Z250SL
Dengan ubahan yang sederhana tersebut rasanya cukup nyaman buat dipakai harian..


Update

Wednesday, August 19, 2015

Modifikasi sederhana Yamaha Byson

Beragam konsep modifikasi yang mengacu pada model motor lawas yang simple semacam jap's style, bratstyle, street tracker, bobber dan lain-lain.
Demikian halnya dengan Yamaha Byson milik seorang kawan. Ingin beda dari model aslinya maka dia melakukan ubahan-ubahan sederhana pada subframe. Sengaja mempertahankan mainframe karena tidak ingin kehilangan "sosok" Byson nya..
Konsep modifikasi yang dianutpun entah apa namanya, yang terpenting adalah nyaman dikendarai untuk harian maupun touring, simple, serta seat height yang tidak terlalu tinggi.
Maka jadilah seperti ini...





Monday, September 1, 2014

Warung Keningar - Ds.Sendi Pacet

Hari Sabtu lalu saat menuju kota Batu saya melalui jalur Surabaya-Trawas-Pacet-Cangar-Batu, sengaja memilih jalur ini karena selain jarak yang lebih pendek, jalur ini terutama mulai Trawas hingga Cangar jalannya terasa seksi.. lekak lekuk seperti gitar spanyol.. :) serta udaranya yang adeeem khas pegunungan. Sangat berbeda apabila kita melewati jalur mainstream Pandaan-Lawang-Singosari-Malang yang arus kendaraannya sudah sangat padat..ditambah merayap lagi..

Saat di kawasan Pacet di wilayah desa Sendi saya mampir ke sebuah warung yang bernama Warung Keningar. Selain memang berniat istirahat saya juga ingin menikmati suasana warung yang kental dengan pernak-pernik budaya Bali.

Sebenarnya warung ini seperti kebanyakan warung lesehan lainnya, menu yang ditawarkan pun sangat sederhana misalnya minuman hangat teh/kopi, mie instan serta bermacam snack, namun yang membedakan adalah selain suasananya yang jempolan, di area Warung Keningar ini terdapat homestay sederhana yang diberi nama Pondok Sendi, biaya sewanya 150rb/malam, hanya tersedia dua kamar itupun jarang ada yang menyewa menurut keterangan ibu penjaga warung..

Saya sempat bertanya kepada beliau apakah pemasukan warung serta homestay sebanding dengan biaya perawatan bangunan yang memiliki area cukup luas ini.. Nampaknya ibu pemilik warung ini memiliki idealisme tersendiri, beliau mengatakan yang terpenting hari-harinya terasa menyenangkan berada di lingkungan yang seperti ini dan itu membuat kesehatannya selalu terjaga.., rupanya pada waktu muda dulu beliau cukup lama pernah tinggal di Pulau Dewata dan beliau sangat mengagumi dan mencintai budaya Indonesia terutama Bali..

bangunan tempat beliau tinggal



homestay yang disewakan


nampak dari sisi jalan

Tuesday, August 26, 2014

OMAH KODOK Resto - Karanganyar

Resto mungil nan cantik yang berada di ds.Kemuning Karanganyar adalah sebuah resto yang memadukan konsep alami dengan bangunan bernuansa etnik. Buka mulai jam 10 pagi hingga jam 7 malam tempat ini sangat representatif untuk berkumpul makan bersama keluarga sekaligus beristirahat melepas lelah setelah berkunjung di beberapa tempat wisata di kawasan Kemuning Karanganyar.


Dengan lokasi yang cukup strategis di pinggir jalan pedesaan dikelilingi oleh perkebunan teh serta udara pegunungan yang sejuk ditambah beragam menu makanan yang ditawarkan dengan harga terjangkau dan ditunjang dengan pelayanan yang ramah tentulah membuat pengunjung akan merasa termanjakan bila datang kesini..

Saya berkunjung ke Omah Kodok saat melintas di daerah ini dengan tujuan pulang ke Surabaya melalui jalur alternatif Sine-Jogorogo-Paron-Ngawi, tertarik dan penasaran oleh keunikan bangunannya maka saya sempatkan untuk mampir 'makan setengah siang' sambil minum kopi karena sejak pagi berangkat dari Solo saya belum sarapan..
Didalamnya saya merasakan suasana yang teduh serta 'homy' dan tanpa terasa lebih dari satu jam saya berada di tempat ini...

Suasana Teduh di Omah Kodok









welcome snack terbuat dari ketela

menu yang saya pesan



Friday, April 18, 2014

Rem Tromol Lebih Pakem

Pengereman adalah salah satu hal yang sangat penting pada kendaraan bermotor. Beberapa motor masih banyak yang menggunakan sistim tromol untuk roda belakang, termasuk motor Kawasaki Eliminator tunggangan saya. Masalah yang timbul adalah rem belakang rasanya kurang pakem, terlebih saya mengaplikasi ban gambot ukuran 150/60 dengan velg lebar 4,5 inci.

Beberapa cara sudah saya coba untuk membuat rem lebih pakem misalnya dengan menggergaji silang pada kampas rem, hasilnya tidak membawa efek yang berarti bahkan kampas rem menjadi cepat aus..

Setelah mencari referensi dari berbagai tips para bikers akhirnya saya mencoba cara ini, yaitu..
- Rendam kampas rem dalam air beberapa lama sampai air meresap ke dalam kampas
- Keringkan dibawah terik panas matahari
- Oleskan sabun colek secukupnya pada kampas dan rumah tromol
- Pasang kembali
Hasilnya...??
Cukup signifikan rem tromol belakang motor saya kini menjadi lebih pakem..

Wednesday, April 16, 2014

Spare Parts Kawasaki Eliminator BN175

Sebagai penunggang motor yang spesies nya relatif sedikit di Indonesia seringkali kita dipusingkan dengan spare parts orisinal, itulah hal yang saya alami selama ini.

Motor yang saya miliki adalah Kawasaki Eliminator BN175 keluaran tahun 2001, karena usia motor yang bisa dibilang cukup renta maka mau tidak mau saya harus mengganti beberapa parts yang mengalami kerusakan maupun yang telah aus karena termakan usia dan memang sudah waktunya untuk diganti.

Di dealer ataupun bengkel resmi Kawasaki kadang tidak tersedia stok spare parts yang saya butuhkan.., harus inden terlebih dahulu itupun belum tentu barangnya dipastikan akan tersedia.. mumet tho kalo begitu...

Namun agar motor tetap bisa menggelinding saya mengakalinya dengan mencari persamaan parts dari jenis motor lain yang spare parts orisinalnya nya lebih banyak tersedia, jika kepepet yaa gak ada salahnya menggunakan parts aftermarket..

Beberapa parts Kawasaki Eliminator BN175 berikut persamaan / substitute nya..
- Kampas Rem depan              : Honda Supra X125, Kawasaki KLX 150
- Kampas Rem belakang          : Suzuki Thunder 125
- Piringan Cakram                    : Ninja 150R
- Gir depan 16T                       : saya menggunakan 15T (honda GL100)
- Gir belakang 42T                   : Ninja 150R
- Rantai 428H / 130 mata         : aftermarket
- Kabel Kopling                        : Honda Tiger
- Oli tanpa ganti filter                : 1 L
- Oli dengan ganti filter              : 1,2 L
- Oli (mesin kosong)                 : 1,4 L
- Bohlamp H.4                         : aftermarket
- Karburator Mikuni BS28       :

Apabila kawan bikers ada yang mengetahui lebih banyak tidak ada salahnya untuk berbagi menambahkan informasi agar lebih bermanfaat untuk pengguna motor Kawasaki Eliminator..
Salam..

Monday, April 14, 2014

Musisi Penunggang Motor

Kegunaan motor bukan sekedar alat transportasi.. Untuk sebagian orang motor sudah menjadi bagian dari kehidupan, entah untuk pencapaian prestasi olahraga, sarana hobi maupun sebagai gaya hidup.
Tidak sedikit selebriti dunia yang hobi ngaspal dengan tunggangan motor, beberapa musisi bahkan menjadikan motor sebagai bagian dari kehidupan mereka, diantaranya....

Steven Tyler (Aerosmith)


Vince Neil (Motley Crue)

Billy Ray Cyrus

Rob Halford (Judas Priest)

Jon Bon Jovi

Billy Idol

Bob Dylan

Billy Joel

Ozzy Osbourne (Black Sabbath)

Pat Simmons

Pink

Willie Nelson

Zakk Wylde

Bruce Springsteen

 Cher

Michael Hutchence (INXS)

Dierks Bentley

Bret Michaels

Heidi Newfield

Lenny Kravitz

Tommy Lee (Motley Crue)

 James Hetfield (Metallica)

Lemmy (Motorhead)

 Meat Loaf

Kid Rock

Dave Grohl (Nirvana)

David Lee Roth (Van Hallen)

Mick Jagger

Alanis Morissette

Neil Peart (Rush)

Paul McCartney

Keith Richards