Sunday, May 17, 2015

Bumi Aditya Senggigi - hotel di perkampungan yang nyaman

Ini untuk kali kedua saya menginap di tempat ini selagi touring ke Lombok. Meskipun lokasi hotel tidak di pinggir jalan raya ataupun di tepi pantai, namun saya sangat betah berada disini.
Hotel yang terletak di dusun Loco Senggigi Lombok Barat ini menawarkan tarif yang cukup bersahabat kisaran 175-350rb/malam termasuk sarapan pagi. Dengan fasilitas kolam renang serta suasana hotel yang asri dan kebersihan yang terjaga ditambah layanan ramah menjadikan tempat ini sangat layak sebagai alternatif pilihan menginap apabila berkunjung di kawasan Senggigi.






Catimor Homestay - Persinggahan Warisan Belanda di Lereng Ijen

Adalah sebuah tempat persinggahan bagi para wisatawan yang hendak menikmati keindahan alam di kawasan Ijen. Catimor Homestay menjadi tempat favorit terutama bagi wisatawan asing sebagai lokasi transit sebelum mendaki ke Kawah Ijen karena lokasinya hanya sekitar 30 menit dari Paltuding Ijen. Biasanya mereka datang sore hari kemudian mulai mendaki saat menjelang pagi. Di sekitar homestay ini juga terdapat beberapa obyek wisata diantaranya adalah Air Terjun Blawan dan bukit Kawah Wurung

Catimor Homestay yang dikelola oleh PTPN XII memiliki struktur bangunan peninggalan Belanda, terletak di dataran tinggi serta dikelilingi oleh perkebunan kopi membuat suasana terasa sejuk bahkan cukup dingin saat dini hari.









apabila ingin mencoba singgah di Catimor Homestay sebaiknya memesan terlebih dahulu melalui website http://agroijen.com/reservasi_belawan/index.php

Saturday, May 16, 2015

Kawah Wurung Bondowoso

Satu lagi jamrud tersembunyi yang kini beranjak populer keberadaannya terletak di desa Curah Macan kecamatan Sempol Bondowoso, namanya Kawah Wurung.
Kawah Wurung dapat di akses melalui Bondowoso ataupun melalui Banyuwangi. Untuk mencapai lokasi ini tidaklah terlalu sulit karena akses jalan menuju kesana sudah beraspal cukup baik, hanya saja saat mulai memasuki desa Curah Macan kondisi jalan makadam menanjak serta bebatuan.






Saat mendatangi Kawah Wurung saya bersama beberapa kawan memilih masuk melalui Bondowoso dengan pertimbangan jalur tanjakan tidak setajam bila melalui Banyuwangi-Paltuding Ijen. Pemandangan melalui Bondowoso pun tidak kalah indahnya terlebih saat berada di bukit Arak Arak kita dapat melihat kota Situbondo dari atas bukit.

bukit arak-arak





Tuesday, April 21, 2015

Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Setelah sekian lama turing selalu memakai Kawasaki Eliminator BN175, kali ini saya membawa Suzuki gsx250 keluaran tahun 2001 sekaligus test ride setelah turun mesin mengganti beberapa parts. Tidak ada kendala apapun dan seperti biasanya saya selalu berkendara santai menikmati setiap jengkal jalanan yg saya lewati.
Berangkat dari rumah pagi subuh, terlebih dahulu saya menuju Hotel Minakjinggo Glenmore untuk sejenak istirahat mandi serta makan siang, setelah badan terasa segar kembali saya lanjutkan perjalanan ke Pantai Pulau Merah yang hanya berjarak 50 km dari Glenmore.

suasana jalanan menuju pantai pulau merah
Pantai Pulau Merah yang dulunya bernama Pantai Ringin Pitu ini terletak di desa Sumberagung kecamatan Pesanggaran Banyuwangi. Lokasinya berjarak kurang lebih 60 km dari pusat kota Banyuwangi.
Kondisi ombak di pantai yang tidak banyak memiliki batu karang ini sangat digemari oleh peselancar dari yang pemula hingga profesional, bagi yang ingin mencoba berselancar tidak perlu repot membawa papan selancar karena di lokasi ini telah tersedia papan selancar yang bisa disewa.
Terdapat banyak tempat berjemur dan payung pantai yang bisa digunakan untuk bersantai sambil menikmati keindahan saat matahari terbenam..







Monday, February 23, 2015

Gili Trawangan - bumi tanpa asap knalpot









SENGGIGI - Pusat Nadi Wisata Lombok

Tidaklah heran apabila banyak orang mengatakan bahwa Senggigi adalah lokasi yang wajib dikunjungi apabila berwisata ke pulau Lombok.

Dengan pantai yang membentang sepanjang lebih dari 10 kilometer ini seolah menjadi gambaran dari keindahan pulau ini. Pasir yang putih berpadu dengan air laut yang jernih serta ditunjang dengan akses jalan raya yang beraspal sangat mulus dengan sarana fasilitas yang lengkap tidaklah mengherankan apabila Senggigi dijuluki sebagai pusat nadi wisata Lombok.

Fasilitas seperti hotel, restoran, kafe hingga hiburan malam berupa live music telah banyak tersedia di kawasan ini sehingga Senggigi sangat layak dijadikan sebagai base point selama kita berada di Pulau Lombok..









Jatiluwih - Sawah Berundak

Jatiluwih merupakan sebuah desa di kaki gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan – Bali. Selain Tegalalang Ubud, tempat ini juga terkenal sebagai wisata alam sawah berundak dengan suasana yang sejuk karena terletak di ketinggian 850 meter dpl.

Jatiluwih dapat ditempuh kurang lebih 30 menit dari kota Tabanan atau sekitar 1,5 jam dari kota Denpasar dengan kendaraan bermotor. Obyek wisata ini menyajikan keindahan sawah yang berundak-undak, sangat mempesona apabila dinikmati di sore hari sambil menyaksikan sunset.

Sawah di Jatiluwih menggunakan sistem pengairan subak yaitu pengairan atau irigasi tradisional Bali. Setiap subak memiliki organisasi sendiri-sendiri dengan ketua yang disebut Pekaseh, serta memiliki pura tempat memuja dewi kemakmuran atau dewi kesuburan.
Keunikan sawah bertingkat di Jatiluwih ini mencuri perhatian UNESCO dan dinominasikan masuk daftar World Herritage sebagai warisan budaya dunia.