Tuesday, August 11, 2015

Taman Mangrove dan Jembatan Cengkrong Trenggalek

Taman wisata ini sebagai tempat konservasi mangrove sekaligus sebagai taman belajar dan laboratorium untuk para pelajar yang ingin mempelajari lingkungan khususnya hutan mangrove.

Terletak di desa Karanggandu kecamatan Watulimo Trenggalek, taman mangrove ini kini menjadi primadona wisata Trenggalek selain wisata pantainya.

Lokasi wisata Mangrove Cengkrong tidak terlalu jauh dari Pantai Prigi kurang lebih 8 km, jadi apabila berkunjung ke Pantai Karanggongso dan Pantai Prigi sangat disayangkan bila tidak menyempatkan waktu mengunjungi taman wisata yang amat indah ini..






Jembatan Cengkrong
Jembatan yang terletak di dusun Pager desa Karanggandu ini dibangun pada tahun 2011 dan selesai pada Mei 2014 memiliki panjang 200 meter serta lebar 12 meter dengan lampu menara setinggi 7,5 meter berjajar di kanan kirinya.
Jembatan ini masuk di Jalur Lintas Selatan yang menghubungkan kecamatan Watulimo dengan wilayah kecamatan Munjungan..




PRIGI - Pantai Nelayan Watulimo Trenggalek

Berbeda dengan Pantai Karanggongso yang tenang, Pantai Prigi memiliki karakter ombak yang cukup besar sehingga sangat rawan untuk bermain-main di air laut. 

Namun bagi yang suka memancing di laut, Pantai Prigi merupakan tempat yang cocok karena selain pemandangan pantai yang elok disini juga banyak perahu-perahu nelayan yang bisa disewa untuk transportasi memancing ke tengah laut.

Di sekitar pantai pun banyak penjual makanan dengan menu ikan bakar tentunya dengan harga yang relatif murah. Sayangnya kebersihan di lokasi wisata yang cukup terkenal ini masih kurang terjaga terlihat dari banyaknya bungkus sisa makanan yang dibuang di sembarang tempat.









Hotel Prigi
Tempat menginap sederhana yang bersebelahan dengan pantai ini bisa menjadi alternatif pilihan apabila ingin bermalam untuk menikmati beberapa obyek wisata yang berada di kecamatan Watulimo. 
Meskipun berada di daerah yang cukup terpencil namun pada malam hari suasana di sekitar hotel cukup ramai dengan adanya aktifitas para nelayan.





KARANGGONGSO - pantai berpasir putih di Trenggalek

Trenggalek.. sebuah kota kabupaten di selatan Jawa Timur ini memiliki sederetan pantai yang indah, salah satunya adalah Pantai Karanggongso atau lebih dikenal dengan sebutan Pantai Pasir Putih Trenggalek.
Pantai Karanggongso terletak di desa Tasikmadu kecamatan Watulimo berdekatan dengan Pantai Prigi yang terkenal itu, berjarak kurang lebih 50km dari kota Trenggalek.

Pantai indah berpasir putih lembut ini memiliki garis pantai yang cukup panjang dengan ombak yang tenang, dengan tersedianya fasilitas yang lengkap serta kebersihan yang cukup terjaga maka sangatlah layak tempat ini menjadi andalan wisata di daerah Trenggalek.
Pantai Karanggongso dikelilingi oleh beberapa pulau-pulau kecil sehingga cukup aman apabila kita ingin berenang. Kitapun dapat menyewa perahu dengan biaya 10rb/orang berkeliling menikmati indahnya pantai..

Terdapat pula fasilitas penginapan yang tidak jauh dari pantai ini yaitu Hotel Legano yang bertarif 200-500rb/malam dan Hotel Prigi Inn yang mematok tarif lebih murah yakni 100-350rb/malam..










Monday, August 10, 2015

Jalan Setapak Air Terjun Madakaripura

Beberapa minggu lalu untuk kesekian kali saya dolan ke kawasan Bromo sekedar melepas kerinduan pada alam dan jalanan. Sengaja menginap di salah satu hotel yang tidak terlalu jauh dari Air Terjun Madakaripura karena esok paginya saya ingin menikmati pemandangan di kawasan air terjun tersebut.

Air Terjun Madakaripura terletak di kecamatan Lumbang kabupaten Probolinggo masih dalam kawasan Taman Nasional Tengger Bromo Semeru. Madakaripura merupakan air terjun tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggin 200 meter.

Untuk mencapai titik lokasi air terjun kita harus berjalan kaki sekitar 30 menit dengan suguhan pemandangan alam yang sangat indah. Sayangnya di beberapa tempat masih banyak berserakan sampah yang dibuang oleh pengunjung.

Suasana jalan setapak menuju titik lokasi air terjun..







Hotel Sukapura Permai, hotel yang tenang dan bersih ini mematok harga 150rb/malam tentunya bisa menjadi alternatif tempat menginap apabila berada di kawasan wisata Bromo.







Tuesday, July 7, 2015

Tirta Gangga - Istana Air Karangasem Bali

Tirta Gangga dibangun pada tahun 1948 oleh Raja Karangasem Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem Agung. Nama Tirta Gangga juga digunakan untuk merujuk pada wilayah pedesaan yang subur disekitarnya. Istana Air Tirta Gangga ini berupa labirin kolam dan air mancu yang dikelilingi oleh taman yang rimbun serta patung-patung.
Terletak di tepi jalan raya Abang Amlapura sehingga lokasi Tirta Gangga ini sangat mudah diakses oleh kendaraan serta berjarak hanya 15 km dari Taman Soekasada










Taman Soekasada Ujung Karangasem Bali

Taman Ujung Karangasem atau yang biasa disebut dengan Taman Soekasada ini berada di desa Tumbu Kabupaten Karangasem Bali berjarak kurang lebih 5 km dari Amlapura, sekitar 2 jam perjalanan dari kota Denpasar
Menurut sejarah.. Taman Soekasada Ujung dibangun pada masa pemerintahan Raja Karangasem I Gusti Bagus Jelantik dengan melibatkan arsitek Belanda dan Cina serta diresmikan penggunaannya pada tahun 1921.
Taman yang digunakan sebagai tempat peristirahatan Raja serta perjamuan untuk tamu penting Raja ini memiliki dua kolam besar. Di antara kolam1 dan kolam 2 terdapat bangunan yang bernama Bale Kapal yang letaknya di ketinggian dengan tangga bertingkat-tingkat. Dari Bale Kapal ini kita dapat menyaksikan Selatr Lombok..











Taman Soekasada pada tahun 1935 (wikipedia)