Wednesday, January 15, 2014

PANTAI UNGAPAN - Malang Selatan [3]

Letak Pantai Ungapan tidak seberapa jauh dari TPI Sendangbiru, hanya beberapa kilometer saja. Jalanan cukup lebar dan muluuss... Setelah melewati Jembatan Bajulmati terdapat tiga pantai yang letaknya tidak berjauhan yaitu Pantai Ungapan, Pantai Jalangkong dan Pantai Bajulmati., semua menawarkan pesona yang luar biasa..

jalur menuju jembatan bajulmati

Jembatan Bajulmati dengan sungai di bawahnya



Keindahan PANTAI UNGAPAN, disini saya tidak berani membawa motor sampai ke bibir pantai karena pasirnya lembek berbeda dengan Pantai Tamban yang pasirnya cukup keras. Gak lucu kan kalo motor sampai kejeblok jadi repot gak ada yang bantu karena saya sendirian.. :)







TPI SENDANGBIRU - Malang Selatan [2]

jalur kawasan sendangbiru
Selepas dari Pantai Tamban saya melanjutkan perjalanan ke Sendangbiru, namun ketika sampai di pintu masuk terlihat banyak sekali berjejer kendaraan roda 4 bahkan beberapa bus wisata juga nampak disana.. waduuh pasti ramai sekali, maklum karena bertepatan dengan tanggal merah.. urung..

Lanjut.. ke Pelelangan Ikan saja sambil melihat orang mancing. Oh iya.., dari tempat ini kita bisa menyeberang ke Pulau Sempu menggunakan perahu dengan biaya 100rb untu pp, kapasitas perahu maksimal dapat diisi oleh 12 orang.






PANTAI TAMBAN - Malang Selatan [1]

Biasalah kalo malam libur saya menghabiskan waktu bersama keluarga atau ngegoogling berbagai petualangan para bikers, ada salahsatu yang menarik minat saya dan terlintas keinginan untuk bisa mengunjunginya yaitu.. pantai-pantai di Malang Selatan. Esoknya pagi bangun tidur langsung menyiapkan apa-apa yang perlu dibawa, kesiapan motor gimana.. karena dia memiliki tugas sebagai konco dolen maka tentu saja selalu ready to go..

Jam 06.00 meluncur.. weerrr.. nyaman sekali jalan di pagi hari, Surabaya Sidoarjo Pandaan Malang lalu lintas lancar jaya. Selepas Malang dd memilih jalur Sendang Biru melalui desa Sumbermanjing jalanan berbukit berkelok-kelok naik turun.. sedaapp..






Tujuan pertama adalah Pantai Tamban, menuju ke tempat ini kita akan melalui jalan perkampungan yang kualitas jalannya kurang baik. Biaya tiket untuk masuk di kawasan Pantai Tamban adalah 6rb, dengan tambahan biaya 3rb kita diijinkan untuk membawa motor sampai ke bibir pantai.
Pantai Tamban relatif sepi mungkin karena akses jalan yang belum begitu bagus sehingga tidak terlalu banyak wisatawan yang berkunjung.., justru yang beginilah saya bisa menikmati panorama sepuasnya tanpa terganggu oleh lalu lalang orang.. hehe..







Sekumpulan rombongan Vespa berkemah di salahsatu sudut pantai tamban..

Sunday, January 12, 2014

TOURING MOTOR.. MEDITASI JALANAN..

Touring dengan mengendarai motor baik yang dilakukan sendiri maupun bersama kawan bukanlah suatu bentuk pembuktian atau sekedar pencapaian angka speedometer. Selain yang utama adalah merasakan nikmatnya berkendara (apalagi bila melalui rute yg belum pernah kita lewati), perjalanan menggunakan motor bagi saya juga merupakan suatu bentuk pembelajaran dimana saya bisa membuka mata mengenai pribadi, mengenai toleransi, persaudaraan, kesabaran, kekaguman dan merasakan secara langsung keagungan karya sang pencipta.., saya mengibaratkannya seperti "bermeditasi".. :)
Hal menarik lainnya apabila bisa berkenalan dengan bikers lainnya di jalan ataupun singgah ke rumah kawan atau kerabat di daerah yang kita lalui, saling berkunjung adalah salah satu cara untuk menjaga silaturahmi agar tetap tersambung.. Seperti pepatah mengatakan, bertambah seribu belumlah cukup namun kehilangan seorang kawan itu sudah terlalu banyak..

ilustrasi solo touring dari cak google


Tuesday, December 31, 2013

Konco dolandolen KAWASAKI Eliminator BN175


Motor ini yang biasa menemani saya saat touring, dengan kapasitas mesin 175cc sudah cukup nyaman buat saya yang biasa berkendara hanya di kisaran 60-80kpj. Sedikit ubahan pada spuyer naik menjadi 15 serta sektor kaki depan menggunakan ban ukuran 100/90-18x215 (standar 90/90-17x1.85) serta belakang 150/60-17x450 (standar 130/90-15x2.75) terasa mantap dan stabil untuk dikendarai jarak jauh. Ubahan velg belakang dari 15" ke 17" dikarenakan sulit mencari ban dengan ukuran tersebut, kalo toh ada harganya itu loh yang maknyuuss... :). 


Karena mengaplikasi ban lebar maka agar akselerasi tidak terlalu berat saya merubah ukuran gir depan menjadi 15T dari bawaan pabrik yang 16T, gir belakang tetap 42T. Jadi perubahan rasio gear nya 42/16=2.625 menjadi 42/15=2.8. Tak apalah top speed menjadi turun toh saya tidak pernah melaju diatas 100kpj.
Untuk pelumas mesin saya menggunakan oli BM1 PC-1300 SAE 10W-40 SL.

Penampakan Kawasaki Eliminator dari cak Google






Monday, December 30, 2013

SOLO TOURING MENYISIR BALI

Hari Pertama (27/12/2013)
Perjalanan ini saya lakukan bersama "konco dolen" yaitu motor Kawasaki Eliminator BN175 keluaran tahun 2001, usia motor ini sudah lumayan berumur namun masih cukup handal untuk diajak touring.
Berangkat dari Surabaya jam 10 pagi melalui jalur utara, selama perjalanan cuaca sangat bersahabat, sampai di Ketapang kira-kira jam 5 sore.
jalur utama TN Baluran

pantai di ketapang

Penyeberangan menggunakan feri relatif lancar, meskipun menjelang tutup tahun namun antrian tidak begitu padat. Dengan rute yang sudah dd rencanakan sebelumnya maka tinggal mengatur waktu saja agar sebisa mungkin terhindar dari perjalanan malam hari karena saya ingin menikmati keindahan pemandangan pulau Bali. Namun untuk rute Gilimanuk-Denpasar terpaksa saya melakukan riding malam karena berniat bermalam di Denpasar sekaligus berkunjung rumah kawan. (thx for genk monangmaning : brad koko' sekeluarga)


Hari Kedua
Pagi saya melanjutkan perjalanan menuju Ubud-Gianyar-Klungkung-Amlapura (lewat Sidemen).
jalur Sidemen
Dari Amlapura saya tidak melalui jalan utama namun berputar menyisir perbukitan Seraya yang mana di sepanjang jalur ini kita dapat melihat kebawah berupa hamparan laut yang sangat indah




.Berlanjut ke Amed-Tulamben (terkenal sbg tempat diving)-Tejakula-Singaraja dan bermalam di kawasan Lovina.
jalur Tulamben-Singaraja
istirahat di kawasan Pura Pojok Batu

salah satu penginapan murah di Lovina
bertemu komunitas vespa

Hari Ketiga
Singaraja-Gilimanuk adalah perjalanan yang sangat menyenangkan dengan panorama yang luar biasa serta jalanan yang sangat mulus benar-benar serasa dimanjakan oleh alam









Kembali ke Surabaya
Agar tidak melewati jalur yang sama saya memilih lewat Banyuwangi-Jember-Surabaya. Saat melalui tanjakan di kawasan Gumitir, arus kendaraan sangat padat sehingga terasa kurang dapat menikmati alam yang sebenarnya tidak kalah mempesona..

Monday, December 9, 2013

CANGAR PUJON

Minggu 8 Des 2013, bersama seorang sahabat yang mengendarai Honda Shadow 400cc, berdua kami menyusuri rute Surabaya-Trawas-Pacet-Pujon-Batu-Lawang-Pandaan-Surabaya. Hanya sekedar jalan-jalan "mencuci mata" sambil mencoba kekuatan motor naik di tanjakan Cangar yang lumayan ekstrim. Itung-itung sebagai uji coba karena saya berencana dolen menyisir pulau Bali..entah kapan hehe.. 



brad upick

potret diri

nge-bakso ditemani cuaca berkabut

singgah di rumah seorang kawan di kawasan Lawang