Tuesday, July 7, 2015

Tirta Gangga - Istana Air Karangasem Bali

Tirta Gangga dibangun pada tahun 1948 oleh Raja Karangasem Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem Agung. Nama Tirta Gangga juga digunakan untuk merujuk pada wilayah pedesaan yang subur disekitarnya. Istana Air Tirta Gangga ini berupa labirin kolam dan air mancu yang dikelilingi oleh taman yang rimbun serta patung-patung.
Terletak di tepi jalan raya Abang Amlapura sehingga lokasi Tirta Gangga ini sangat mudah diakses oleh kendaraan serta berjarak hanya 15 km dari Taman Soekasada










Taman Soekasada Ujung Karangasem Bali

Taman Ujung Karangasem atau yang biasa disebut dengan Taman Soekasada ini berada di desa Tumbu Kabupaten Karangasem Bali berjarak kurang lebih 5 km dari Amlapura, sekitar 2 jam perjalanan dari kota Denpasar
Menurut sejarah.. Taman Soekasada Ujung dibangun pada masa pemerintahan Raja Karangasem I Gusti Bagus Jelantik dengan melibatkan arsitek Belanda dan Cina serta diresmikan penggunaannya pada tahun 1921.
Taman yang digunakan sebagai tempat peristirahatan Raja serta perjamuan untuk tamu penting Raja ini memiliki dua kolam besar. Di antara kolam1 dan kolam 2 terdapat bangunan yang bernama Bale Kapal yang letaknya di ketinggian dengan tangga bertingkat-tingkat. Dari Bale Kapal ini kita dapat menyaksikan Selatr Lombok..











Taman Soekasada pada tahun 1935 (wikipedia)

Sunday, June 21, 2015

Menikmati Kelud yang tersisa

Sekedar ingin memanjakan mata, pagi ini saya arahkan motor menuju Gn.kelud yang berjarak kurang lebih 150 km dari Surabaya. Melalui jalur Surabaya-Mojoagung-Pare-Wates hanya 3 jam perjalanan santai sudah sampai di lokasi. 
Meskipun akses wisata Kelud telah banyak mengalami kerusakan pasca letusan tahun lalu, namun kita masih bisa menikmati keindahan yang tersisa..











sewa teropong 2000/coin



pintu masuk kawasan kelud

perkebunan nanas



Sunday, May 17, 2015

Bumi Aditya Senggigi - hotel di perkampungan yang nyaman

Ini untuk kali kedua saya menginap di tempat ini selagi touring ke Lombok. Meskipun lokasi hotel tidak di pinggir jalan raya ataupun di tepi pantai, namun saya sangat betah berada disini.
Hotel yang terletak di dusun Loco Senggigi Lombok Barat ini menawarkan tarif yang cukup bersahabat kisaran 175-350rb/malam termasuk sarapan pagi. Dengan fasilitas kolam renang serta suasana hotel yang asri dan kebersihan yang terjaga ditambah layanan ramah menjadikan tempat ini sangat layak sebagai alternatif pilihan menginap apabila berkunjung di kawasan Senggigi.






Catimor Homestay - Persinggahan Warisan Belanda di Lereng Ijen

Adalah sebuah tempat persinggahan bagi para wisatawan yang hendak menikmati keindahan alam di kawasan Ijen. Catimor Homestay menjadi tempat favorit terutama bagi wisatawan asing sebagai lokasi transit sebelum mendaki ke Kawah Ijen karena lokasinya hanya sekitar 30 menit dari Paltuding Ijen. Biasanya mereka datang sore hari kemudian mulai mendaki saat menjelang pagi. Di sekitar homestay ini juga terdapat beberapa obyek wisata diantaranya adalah Air Terjun Blawan dan bukit Kawah Wurung

Catimor Homestay yang dikelola oleh PTPN XII memiliki struktur bangunan peninggalan Belanda, terletak di dataran tinggi serta dikelilingi oleh perkebunan kopi membuat suasana terasa sejuk bahkan cukup dingin saat dini hari.









apabila ingin mencoba singgah di Catimor Homestay sebaiknya memesan terlebih dahulu melalui website http://agroijen.com/reservasi_belawan/index.php