Sunday, February 2, 2014

PANTAI POK TUNGGAL - Gunung Kidul [2]

Letak Pantai Pok Tunggal tidak terlalu jauh hanya berjarak empat kilometer dari Pantai Indrayanti ke arah timur, akses jalannya cukup mudah dilalui kendaraan meskipun jalannya belum beraspal. Namun harus hati-hati tatkala musim hujan terutama untuk kendaraan roda dua, seperti yang kami alami sewaktu hendak meninggalkan pantai ini karena sempat turun hujan sehingga jalanan menjadi bercampur lumpur. Roda depan Kawasaki Eliminator yang kami tumpangi tidak dapat bergerak karena spakbor depan dipenuhi lumpur, no problem.. lepas spakbor.. beres sudah, lanjuutt...

Panorama Pantai Pok Tunggal





PANTAI INDRAYANTI - Gunung Kidul [1]

Melanjutkan perjalanan, tujuan kami berikutnya adalah menyisir pantai-pantai yang ada di Gunung Kidul. Target pertama adalah Pantai Indrayanti yang terletak di kecamatan Tepus karena kami berencana bermalam di Rumah Keong yang letaknya persis di bibir pantai. Rumah Keong bentuknya unik mirip rumah adat Papua, namun begitu bangunan yang terbuat dari kayu dan dedaunan ini telah dilengkapi kamar mandi di dalam dengan shower serta closet duduk. Sewa perharinya 350rb rupiah, terdapat banyak cottage/penginapan di kawasan pantai ini dengan harga sewa yang bervariatif antara 250-750rb.

Rumah Keong
kamar mandi rumah keong



















salah satu cottage yang berada di pantai indrayanti









suasana malam hari
bersambung kesini

Rumah Domes Teletubies Yogyakarta

Rasa penasaran ingin melihat dari dekat perkampungan rumah domes teletubies akhirnya kesampaian juga. Selepas mengunjungi museum Ullen Sentalu di kawasan Kaliurang kami menuju arah Prambanan untuk mencapai desa Sumberharjo kecamatan Prambanan tempat perkampungan teletubies berada.
Tidak terlalu sulit untuk menemukan perkampungan ini karena telah banyak petunjuk arah. Dari jalur Jogja-Solo tepatnya di pertigaan sebelum Prambanan belok kanan menuju arah Wonosari, bertanya pada warga sekitar pasti mereka dengan senang hati akan menunjukkan arah lokasinya.
salah satu rumah warga

Museum ULLEN SENTALU Yogyakarta


Setelah bermalam di Kampoeng Djawa Hotel esoknya kami melanjutkan perjalanan mengunjungi Museum Seni dan Budaya Jawa "Ullen Sentalu" di kawasan Kaliurang. Untuk memasuki museum seluas 1,2 ha ini kita dikenai biaya tiket+guide senilai 30rb rupiah bagi wisatawan lokal dan 50rb rupiah untuk wisatawan asing.

Di dalam museum tidak diperkenankan memotret atau makan dan minum, hanya di lokasi tertentu kita diperbolehkan mengambil gambar. Selama kurang lebih 1 jam kami diajak berkeliling memasuki berbagai ruangan dengan dipandu oleh guide yang menceritakan berbagai benda peninggalan sejarah yang berada didalamnya.

pintu keluar museum
bersambung kesini

KAMPOENG DJAWA HOTEL YOGYAKARTA


Kampoeng Djawa Hotel.., saya bersama istri berkesempatan menginap semalam disini saat melakukan touring ke Yogyakarta serta kawasan Gunung Kidul. Lokasi hotel ini berada di Jl.Prawirotaman Yogyakarta, bangunannya sederhana namun tertata asri dan kental dengan nuansa etnik.
kamar baladewa
Kebersihan hotel ini cukup terjaga serta pelayanannya sangat baik, serasa dirumah sendiri kita bisa bebas membuat minuman hangat kopi ataupun teh sesuka hati tanpa dikenai biaya tambahan. Kami memilih kamar seharga 170rb, non AC namun kamar mandi berada di dalam.
suasana kamar
menu sarapan pagi
Apabila brad n sist berkunjung ke Yogyakarta dan membutuhkan tempat menginap yang murah serta bernuansa beda, Kampoeng Djawa Hotel bisa dijadikan salah satu alternatif. Kekurangan dari hotel ini adalah tidak memiliki lahan parkir untuk kendaraan roda 4, namun mobil bisa diparkir di halaman masjid dekat hotel dengan memberi biaya sekedarnya kepada petugas penjaga masjid.
bersambung kesini

Wednesday, January 15, 2014

PANTAI BAJULMATI - Malang Selatan [4]

Sembari menunggu hujan reda saya mampir ke warung yang ada di lokasi Pantai Ungapan, memesan menu andalan kopi dan nasi pecel.., berlanjut ke Pantai Bajulmati, sebelumnya sempat melihat suasana di Pantai Jalangkong namun dd merasa kurang nyaman sehingga tidak lama berada disitu.
Jarak menuju Pantai Bajulmati tidak terlalu jauh dari Jalangkong, aspal jalan yang basah serta pemandangan kanan kiri yang eksotis benar-benar memanjakan mata..
jalanan basah menuju pantai bajulmati

petani singkong memanfaatkan kuda sebagai hewan angkut

pantai bajulmati nampak dari pinggir jalan


Suasana PANTAI BAJULMATI






Dilihat dari perbukitan


PANTAI UNGAPAN - Malang Selatan [3]

Letak Pantai Ungapan tidak seberapa jauh dari TPI Sendangbiru, hanya beberapa kilometer saja. Jalanan cukup lebar dan muluuss... Setelah melewati Jembatan Bajulmati terdapat tiga pantai yang letaknya tidak berjauhan yaitu Pantai Ungapan, Pantai Jalangkong dan Pantai Bajulmati., semua menawarkan pesona yang luar biasa..

jalur menuju jembatan bajulmati

Jembatan Bajulmati dengan sungai di bawahnya



Keindahan PANTAI UNGAPAN, disini saya tidak berani membawa motor sampai ke bibir pantai karena pasirnya lembek berbeda dengan Pantai Tamban yang pasirnya cukup keras. Gak lucu kan kalo motor sampai kejeblok jadi repot gak ada yang bantu karena saya sendirian.. :)







TPI SENDANGBIRU - Malang Selatan [2]

jalur kawasan sendangbiru
Selepas dari Pantai Tamban saya melanjutkan perjalanan ke Sendangbiru, namun ketika sampai di pintu masuk terlihat banyak sekali berjejer kendaraan roda 4 bahkan beberapa bus wisata juga nampak disana.. waduuh pasti ramai sekali, maklum karena bertepatan dengan tanggal merah.. urung..

Lanjut.. ke Pelelangan Ikan saja sambil melihat orang mancing. Oh iya.., dari tempat ini kita bisa menyeberang ke Pulau Sempu menggunakan perahu dengan biaya 100rb untu pp, kapasitas perahu maksimal dapat diisi oleh 12 orang.






PANTAI TAMBAN - Malang Selatan [1]

Biasalah kalo malam libur saya menghabiskan waktu bersama keluarga atau ngegoogling berbagai petualangan para bikers, ada salahsatu yang menarik minat saya dan terlintas keinginan untuk bisa mengunjunginya yaitu.. pantai-pantai di Malang Selatan. Esoknya pagi bangun tidur langsung menyiapkan apa-apa yang perlu dibawa, kesiapan motor gimana.. karena dia memiliki tugas sebagai konco dolen maka tentu saja selalu ready to go..

Jam 06.00 meluncur.. weerrr.. nyaman sekali jalan di pagi hari, Surabaya Sidoarjo Pandaan Malang lalu lintas lancar jaya. Selepas Malang dd memilih jalur Sendang Biru melalui desa Sumbermanjing jalanan berbukit berkelok-kelok naik turun.. sedaapp..






Tujuan pertama adalah Pantai Tamban, menuju ke tempat ini kita akan melalui jalan perkampungan yang kualitas jalannya kurang baik. Biaya tiket untuk masuk di kawasan Pantai Tamban adalah 6rb, dengan tambahan biaya 3rb kita diijinkan untuk membawa motor sampai ke bibir pantai.
Pantai Tamban relatif sepi mungkin karena akses jalan yang belum begitu bagus sehingga tidak terlalu banyak wisatawan yang berkunjung.., justru yang beginilah saya bisa menikmati panorama sepuasnya tanpa terganggu oleh lalu lalang orang.. hehe..







Sekumpulan rombongan Vespa berkemah di salahsatu sudut pantai tamban..

Sunday, January 12, 2014

TOURING MOTOR.. MEDITASI JALANAN..

Touring dengan mengendarai motor baik yang dilakukan sendiri maupun bersama kawan bukanlah suatu bentuk pembuktian atau sekedar pencapaian angka speedometer. Selain yang utama adalah merasakan nikmatnya berkendara (apalagi bila melalui rute yg belum pernah kita lewati), perjalanan menggunakan motor bagi saya juga merupakan suatu bentuk pembelajaran dimana saya bisa membuka mata mengenai pribadi, mengenai toleransi, persaudaraan, kesabaran, kekaguman dan merasakan secara langsung keagungan karya sang pencipta.., saya mengibaratkannya seperti "bermeditasi".. :)
Hal menarik lainnya apabila bisa berkenalan dengan bikers lainnya di jalan ataupun singgah ke rumah kawan atau kerabat di daerah yang kita lalui, saling berkunjung adalah salah satu cara untuk menjaga silaturahmi agar tetap tersambung.. Seperti pepatah mengatakan, bertambah seribu belumlah cukup namun kehilangan seorang kawan itu sudah terlalu banyak..

ilustrasi solo touring dari cak google